Sumber Nilai-Nilai Pancasila

pancasila

Indonesia adalah salah satu bangsa besar di dunia, cukup lama pula terintegrasi bersama sebagai salah satu bangsa timur, ini menyebabkan bangsa Indonesia mempunyai sebuah kepribadian yang menjadi ciri khas bangsa ini, namun tidak dipungkiri juga bahwa bangsa Indonesia adalah bagian dari peradaban dunia, dengan segala nilai-nilai kemanusiaan yang bersifat alamiah/naluriah.

Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia merupakan sebuah rumusan yang dikemas oleh bapak-bapak pendiri bangsa sebagai simbol integritas kebangsaan, yang bertujuan luhur untuk membawa bangsa ini ke peradaban yang lebih maju.

Pancasila secara naluri merupakan refleksi dari kepribadian bangsa ini, tidak dipaksakan dan tidak pula bersifat dogmatis. Pancasila juga merupakan sebuah kesepakatan besar antara suku-suku yang menjadi bagian dari bangsa Indonesia. Jikalau kita menemukan nilai-nilai dari Pancasila yang sejalan dengan nilai-nilai bangsa lain, itu tidak begitu saja menjadi sebuah indikasi bahwa ada pengaruh bangsa tersebut pada ideologi kita tetapi lebih kepada pengakuan bahwa bangsa ini merupakan bagian dari peradaban dunia.

Persamaan itu juga datang secara naluriah sebagai manusia yang mempunyai kebutuhan dan norma etis yang relatif sama terutama bangsa-bangsa timur. Bangsa ini tidak hanya terintegrasi sebagai bangsa Indonesia sendiri, tetapi juga sebagai bangsa timur, atau bahkan sebagai bagian dari masyarakat dunia. Selain itu, sejarah yang panjang membuat bangsa ini banyak berinteraksi dengan bangsa lain yang tidak menutup kemungkinan memberi pengaruh terhadap pola-pola sosial di masyarakat, sebagai contoh adalah “Ketuhanan Yang Maha Esa” yang merupakan nilai utama dalam ajaran agama-agama dari Timur Tengah.

Maka disimpulakan bahwa nilai-nilai di dalam ideologi bangsa Indonesia bersumber dari :

A. Nilai-nilai masyarakat yang terbentuk dari peradaban lokal dan bersifat endemik/khusus.

B. Nilai-nilai bangsa lain yang muncul akibat  interaksi dengan bangsa tersebut.

C. Nilai-nilai etis dan kebutuhan yang relatif sama sebagai manusia secara alamiah.

About Muhamad Rizky Rizaldy

Islam Oriented Man

Posted on September 15, 2009, in Sosial Budaya and tagged , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Sebelumnya mohon maaf jika komentar saya kurang berkaitan dengan bahasan utama tulisan “Sumber-sumber Nilai Pancasila” ini. Karena saya tidak membaca keseluruhannya.

    Saya hanya ingin menyampaikan sesuatu yang bisa dikatakan jarang disadari oleh kebanyakan masyarakat Indonesia. Yakni, dasar gerak langkah Indonesia selama ini sebetulnya hanya ada 4 dasar. yaitu, 4 sila pertama pada “PANCASILA”. Sebagaimana disebutkan dalam Pembukaan UUD 1945. “…Dengan berdasar kepada; Ketuhanan YME, Kemanusiaan yang…,permusyawaratan perwakilan”. Ada pun sila yang ke-5 pada “PANCASILA” sebetulnya adalah arah langkah Indonesia, yang juga disebutkan dalam alinea terakhir Pembukaan UUD; “…Serta untuk mewujudkan keadilan sosial…Indonesia”.

    Jadi, gimana kalo kita ganti saja nama “PANCASILA” jadi “CATURSILA”?
    hehehe
    heureuy..heureuy…

  2. eehhh, salah dy! eta laen blog urang…eta mah nu jaddul…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: